Instalasi Caddy di Debian 11

5 September 2021 | 0 Komentar

Caddy adalah webserver yang ringan, bahkan diklaim lebih ringan dibandingkan Nginx. Kelebihan dari Caddy adalah anda sudah tidak direpotkan lagi untuk urusan SSL. Caddy akan melakukan pengaturan SSL secara otomatis untuk domain anda.

Anda cukup memasukan alamat IPv4 server Caddy pada A record dan alamat IPv6 server pada AAA record di DNS domain, sisanya Caddy akan membuatkan SSL untuk website anda.

Artikel ini akan membahas instalasi Caddy 2 pada Debian 11 “Bullseye”.

Instalasi

Masukan repository Caddy ke dalam repository Debian 11.

sudo apt install -y debian-keyring debian-archive-keyring apt-transport-https
curl -1sLf 'https://dl.cloudsmith.io/public/caddy/stable/gpg.key' | sudo tee /etc/apt/trusted.gpg.d/caddy-stable.asc
curl -1sLf 'https://dl.cloudsmith.io/public/caddy/stable/debian.deb.txt' | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/caddy-stable.list
sudo apt update
sudo apt install caddy

Setelah selesai diinstal, jalankan Caddy dengan perintah.

sudo systemctl start caddy

Pastikan Caddy sudah berjalan di port 2019 dengan perintah.

choco@baubusuk:~$ sudo ss -altnp | grep :2019
LISTEN    0         128              127.0.0.1:2019             0.0.0.0:*        users:(("caddy",pid=273,fd=3))  

Jika sudah coba buka browser anda dan buka alamat domain yang tadi digunakan, maka hasilnya akan muncul welcome page dari Caddy.

Saya akan mencoba membuat konfigurasi Caddy untuk domain baubus.uk. Selain itu saya juga akan mengaktifkan fitur access log, file server, encoding, dan tls dengan menggunakan sebuah alamat email. Hal pertama yang dilakukan adalah membuat direktori web server untuk meletakkan file.

sudo mkdir -p /var/www/baubus.uk/html
sudo chown -R caddy:caddy /var/www/baubus.uk/html

Setelah itu kita akan mengubah file konfigurasi Caddy dengan metode Caddyfile.

sudo nano /etc/caddy/Caddyfile

Ubah file konfigurasi Caddy dengan menghapus seluruh baris atau jika tidak ingin menghapus, bisa menggunakan tanda komentar # di awal tiap baris di dalam file konfigurasi. Terakhir tambahkan parameter berikut ini.

baubus.uk {
        root * /var/www/baubus.uk/html
        log {
                output file /var/log/caddy/baubus.uk.access.log {
                        roll_size 10MiB
                        roll_keep 5
                        roll_keep_for 48h
                }
                format console
        }
        file_server
        encode gzip zstd
        tls caddy@baubus.uk {
                protocols tls1.2 tls1.3
        }
}

Simpan perubahan pada file Caddyfile dengan menggunakan shortcut Ctrl + O. Setelah itu restart Caddy server dengan perintah berikut ini.

sudo systemctl start caddy

Jika tidak muncul notifikasi error, bisa dipastikan Caddy server sudah berjalan. Untuk memastikannya, kita bisa melihat apakah Caddy server sudah menggunakan port HTTP (80) dan port HTTPS (443) dengan perintah berikut ini.

choco@baubusuk:~$ sudo ss -altnp
State                    Recv-Q                   Send-Q                                     Local Address:Port                                      Peer Address:Port                   Process
LISTEN                   0                        4096                                           127.0.0.1:2019                                           0.0.0.0:*
LISTEN                   0                        4096                                                   *:80                                                   *:*
LISTEN                   0                        4096                                                   *:443                                                  *:*

Setelah itu kita akan membuat sebuah file contoh untuk halaman web-nya dengan perintah berikut ini.

echo "<h1>Selamat datang</h1>Halaman ini ditenagai oleh Caddy Webserver." | sudo tee -a /var/www/baubus.uk/html/index.html > /dev/null

Buka browser dan ketik nama domain tadi yang sudah dimasukkan di dalam file konfigurasi Caddyfile, maka hasilnya adalah akan muncul seperti gambar berikut ini.

Referensi
Caddy Server Install on Debian, Ubuntu, Raspbian

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Share This